Prayer Wars 2011: Ketika Blockchain Bitcoin Jadi Ajang Doa dan Troll

25 Oct 2026

TL;DR

Pada Agustus 2011, pengembang Bitcoin Luke Dashjr menyisipkan potongan doa berbahasa Latin lewat mining pool Eligius. Pengguna lain membalas dengan lelucon dan protes, dan semua pesan itu masih tercatat di blockchain hingga kini.

Bitcoin TradeReviewed News Desk

Awal mula: doa di dalam blok

Jauh sebelum Ordinals dan inskripsi ramai dibicarakan, blockchain Bitcoin sudah pernah dipakai untuk menyimpan teks yang tidak berhubungan dengan transaksi. Seperti diulas Blockchain Media Indonesia, pada Agustus 2011 pengembang Bitcoin Luke Dashjr mulai menyisipkan doa melalui coinbase message milik mining pool Eligius.

Jejak pertamanya ada di blok 139.690 yang ditambang pada 5 Agustus 2011, berisi potongan doa Katolik berbahasa Latin “Benedictus Deus. Benedictum Nomen Sanctum eius”. Menurut dokumentasi Bitcoin Graffiti, rangkaian doa itu berlanjut di sejumlah blok hingga sekitar 3 September 2011.

Troll ikut menyela

Pengguna lain tidak tinggal diam. Sehari kemudian, blok 139.838 memuat pesan “I like turtles”. Blok 139.954 berisi ungkapan “combo breaker”, dan di blok 141.460 muncul pesan kasar yang menyerang Luke dan meminta blockchain tidak dipakai untuk pesan semacam itu. Rangkaian inilah yang kemudian dikenal sebagai Prayer Wars.

Bagaimana teks bisa masuk ke blockchain?

Setiap blok diawali coinbase transaction, yaitu transaksi yang dibuat penambang untuk mengklaim block reward dan biaya transaksi. Di bagian ini tersedia ruang kecil, hingga 100 byte, untuk data bebas. Sebagian pesan troll justru masuk lewat data di transaksi biasa, bukan coinbase. Luke sendiri menjelaskan bahwa Eligius juga punya sistem yang memungkinkan kontributor mengajukan teks, jadi tidak semua pesan aneh otomatis berasal dari pihak luar.

Apa artinya bagi trader

Kisah ini tidak menggerakkan harga, tetapi relevan dengan perdebatan yang masih berlangsung tentang data non-finansial di Bitcoin, mulai dari OP_RETURN hingga Ordinals. Sejak 2011 jaringan ini sudah menjadi tempat eksperimen dan ekspresi, dan sifat permanen blockchain membuat pesan-pesan itu masih bisa dibaca lebih dari satu dekade kemudian. Jika Anda ingin membeli atau trading BTC, bandingkan biaya, keamanan, dan lisensi bursa di perbandingan exchange kripto kami, termasuk BingX dan OKX, serta pelajari cara kami menguji exchange.

Sumber: Blockchain Media Indonesia, dokumentasi Bitcoin Graffiti. Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan nasihat investasi.

Related reviews

You'll hear it here firstBreaking crypto, macro and geo alerts, before everyone else.
✈ Get alerts first on Telegram

Sources

News is for information only and is not financial advice. More crypto news

Get crypto news like this first: join our free Telegram channelJoin on Telegram

You'll hear it here first
Get crypto news first on our Telegram channel.

Join on Telegram
You'll hear it here firstBreaking crypto and market alerts on Telegram, before everyone else.✈ Join our Telegram